The Sound of Nothing



It's rainy outside dan saya bisa mencium aroma khasnya. Sama seperti setiap kali aroma masa lalu tercium ke permukaan. Saya mungkin tidak perlu membicarakan apa-masa-lalu yang sedang bermain di sini, di masa ini. Hanya ingin berkoar sedikit seperti awan menumpahkan tetes-tetes air ke bumi. 

Dan memang sedang ada yang bermain di sini.

Seolah-olah sedang menyaksikan, menikmati, dan membiarkan diri larut di dalamnya lalu merasa bahwa detik ini menghilang dengan sekejap. Dalam satu petikan keras. Semuanya mengembalikan senses tentang sesuatu yang tidak terdefinisikan dengan jelas. Dengan gamblang.

I guess it's not just about the past but it's contributed by the failed. Kegagalan untuk hal-hal yang sudah diperjuangkan secara besar-besaran. Yang kadang dianggap gila untuk beberapa pemilik sepasang mata. Atau mungkin ditertawakan. Then, it's sounds like when you try your best but you don't succed, when you get what you want but what you need...and all the lyrics from Coldplay untill the Fix You has done.

Saya tahu bahwa segalanya tidak mudah. Untuk dipilih, dinikmati, dan untuk dipertahankan. Bahkan untuk sekedar dimimpikan sendiri. Lalu, hujan memang berhasil membawa aroma itu datang. Tercium dan enggan berpindah.

Semoga hujan membawa aroma lain di hari yang lain. Membawa kabar masa depan untuk setiap pemiliknya. Dan di rumah ini, pemiliknya akan terus menunggu lalu menyaksikannya.

Comments

Popular Posts